Wednesday, 8 August 2012

SEPEREMPAT APBD PERUBAHAN 2012 DIALOKASIKAN UNTUK PILKADA

 Wakil ketua DPRD Jabar UU Rukmana disaksikan Pimpinan DPRD Nur Supriyanto, Komaruddin Taher dan Gubernur Ahmad Heryawan  tengah menandatangani nota kesepahaman RKUA PPAS Perubahan APBD 2012   di Ruang Banmus DPRD Jabar Selasa (7/8) 25 Persen Anggaran Perubahan APBD TA 2012 dialokasikan untuk pemenuhan anggaran pemilukada/Gubernur 2013

Bandung. JP
Seperempat dari nilai anggaran  perubahan anggaran pendapatan belanja daerah  PAPBD Jabar Tahun Anggaran 2012  provinsi Jawa Barat dialokasikan  untuk anggaran  pemilihan umum kepala daerah dan gubernur  Jawa Barat (Pemilukada) yang dilaksanakan pada Februari 2013 mendatang.
         " Dana Pilgub (Pemilukada) Jabar itu yang paling menonjol dalam alokasi APBD-P 2012, yang lainnya untuk tambahan dana infrastruktur, tambahan ruang kelas baru (RKB) dan untuk infrastruktur desa," kata Gubernur Jabar, Ahmad Heryawan, di Bandung, Selasa.
         DPRD dan Gubernur Jabar Selasa  (7/8) menandatangi  kesepahaman Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Perubahan Pemprov Jawa Barat Tahun Anggaran 2012, dan di dalam APBD Perubahan tersebut hampir seperempatnya digunakan untuk pemilikuda Jabar 2013.
                   "Untuk anggaran Pilgub sendiri dialokasikan untuk menuntaskan dana yang setengahnya sudah dianggarkan di APBD murni dengan total keseluruhan 1,047 triliun," kata Heryawan.
                   Dikatakannya, pada APBD murni Pemprov Jawa Barat Tahun Anggaran 2012, Pemprov sudah menganggarkan untuk pembangunan 4.250 RKB dan pada APBD Perubahan pemprov sudah melunaskan target 6.000 RKB dengan mengalokasikan anggaran untuk 1.750 RKB.
                Sementara itu, Asisten Administrasi Setda Pemprov Jawa Barat Iwa Karniwa mengatakan, dibandingkan dengan pendapatan pada APBD murni Tahun Anggaran 2012, memang terjadi peningkatan sebanyak 6,88 persen.
               "Dari pendapatan Rp14,626 triliun, terdapat peningkatan Rp654 miliar untuk pendapatan saja. Salah satu yang naik adalah pendapatan asli daerah (PAD) sebanyak Rp562 miliar," kata dia.
                Iwa mengatakan, untuk pos belanja sendiri , nilainya menjadi Rp18,23 triliun dari sebelumnya (atau dalam APBD murni 2012) yang hanya mencapai Rp15,8 triliun.
              "Dari keseluruhan APBD itu terdapat defisit Rp2,951 triliun yang tertutupi dengan sisa lebih perhitungan anggaran (silpa) 2011 yang mencapai Rp3,003 triliun sehingga terjadi keseimbangan anggaran,, dari pos belanja APBD Perubahan yang volumenya Rp2 triliun lebih, hampir seperempatnya untuk anggaran pilgub yaitu Rp563 miliar.
"Dengan anggaran APBD-P ini, maka semua kebutuhan  biaya pilkada sudah teralokasi semua kebutuhan biaya pemilukada untuk satu putaran Rp1,047 triliun," kata dia.
Dikatakannya, untuk pos belanja lainnya adalah untuk bagi hasil ke kabupaten/kota Rp657 miliar.

No comments:

Post a Comment