Monday, 25 March 2013

RUPS BJB TETAPKAN PEMBAGIAN DEVIDEN



RUPS BJB TETAPKAN PEMBAGIAN DEVIDEN
Bandung.
 Rapat Umum Pemegang Saham ( RUPS) Bank Jabar Banten tahun buku 2012, dengan   empat agenda yamg meliputi  Pertama  persetujuan laporan tahunan Direksi ;Kedua, Penetapan penggunaan laba bersih tahun buku 2012 sebesar Rp. 1,19 Triliun; Ketiga, Pemberian kuasa kepada dewan Komisaris untuk menunjuk kantor akuntan public dan keempat,  Laporan penggunaan dana hasil penawaran umum perdana saham perseroan tahun 2010.
RUPS  yang berlangsung di Hotel Hyatt Bandung, Senin ( 25/3), dihadiri oleh para pemegang saham Bank BJB, yamngt terdiri dari Bupati, Walikota dan Gubernur Jawa barat serta Jajaran Direksi dan Dewan Komisaris Bank BJB.
 Laba bersih yang diraih Bank BJB  sebesar Rp. 1,19 triliun pada  tahun 2012 yang dipergunakan untuk Dividen sebesar 56 persen atau Rp. 663,8 miliar dan 44 persen atau Rp. 521,6 miliar untuk cadangan umum. Dari Rp.663,8 miliardeviden tersebut pemprov jabar sebagai pemilik saham terbanyak  sebesar 38 persen mendapat deviden sebesar Rp.  254 milliar diatas keuntungan tahun lalu.
“Devident yang diperoleh pemprov jabar  pada tahun ini,   diatas tahun lalu, pada tahun 2011 pemprov jabar meraih Rp.  226 Milliar pada tahun ini pemprov Jabar meraih devident sebesar Rp. 254 milliar diatas proyeksi.” Jelas Dirut BJB Bien Subiantoro kepada wartawan
 kepada Pemprov Banten sebesar Rp.35,6 Miliar, sisanya dibagikan kepada Pemkab/pemkot se Jabar dan Pemkab/pemkot se Banten sesuai dengan  besarnya saham yang dimiliki oleh daerah masing-masing.
 Bien mengungkapkan,  laba  bersih sebesar Rp.1,19 triliun atau meningkat sebesar 24 persen dari posisi yang sama tahun sebelumnya.  Sedangkan asset meningkat menjadi Rp.70,8 triliun atau meningkat sebesar 30,1 persen serta dana [ihak ketiga mencapai Rp.50,6 triliun atau meningkat sebesar 29,6 persen secara YoY. Dari sisi kredit, Bank BJB mencatat pertumbuhan kredit YoY sebesar 31persen atau mencapai Rp.35,4 triliun.
Lebih lanjut dikatakan, Bank BJB kini memiliki asset sebesar Rp.70,8 triliun sehingga sudah masuk dalam buku III, artinya Bank BJB dapat melakukan expansi  untuk mengembangkan kantor-kantor cabang ke seluruh Indonesia bahkan ke negera-negara yang ada  Asia. pungkasnya@

No comments:

Post a Comment