Monday, 26 August 2013

750 M BOS SLTA BELUM MASUK NOTA APBD PERUBAHAN




Bandung. DPRD JABAR
Rp. 750 miliar Bantuan operasional sekolah (BOS ) untuk 1,5 juta siswa SLTA di jawa barat  dari Bulan Juli sampai Desember dari Jumlah keseluruhan  Rp. 1.5 Triliun pertahun nya,  belum dimasukkan ke dalam nota pengantar Anggaran Pendapatan dan belanja Daerah (APBD) Perubahan TA 2013.
Hal ini diungkapkan Deden Darmansyah anggota anggota badan Anggaran DPRD jawa barat kepada wartawan di DPRD jabar usai rapat paripurna DPRD Jabar  penyampaian nota  anggaran APBD Perubahan TA 2013 di DPRD Jabar Senin (26/8/2013)
Dikatakan “Pendapatan APBD Perubahan TA 2013 ini,  BOS SLTA belum dimasukkan ke dalam draf APBD perubahan padahal  dari APBN akan muncul Rp. 1 Juta  Rupiah per anak  untuk siswa SLTA Se-Jabar untuk  sekitar 1,5 juta siswa,  berarti  Rp 1,5 triliun, tapi  akan kita terima setengahhnya dari bulan Juli-Desember  atau sekitar Rp 750 Miliar itu belum masuk.”
Ditambah lagi badan anggaran DPRD jabar mendesak pemprov jabar untuk memberikan Bos Pendamping dari APBD provinsi sebesar Rp. 250 Ribu,- persiswa. Jadi siswa SLTA itu akan terima Rp. 1,250 juta jt persiswa pertahun atau sekitar Rp. 625 ribu persemester
Sehingga janji  Gubernur untuk SLTA Gratis ini tidak isa tidak harus dilaksanakan, dengan catatan tidak ada Bupati Walikota yuang mencabut subsidi Bos SLTA bila di APBDnya sudah dimasukkan, karena pada saat kami memasukkan Bos SLTP dulu ternyata APBD II (kabupaten/kota )mencabutnya, setelah ditetapkan APBD perubahan ini  dan evaluasi kemendagri mudah-mudahan ini akan masuk   dan DPRD terima kembali ini akan kami masukan yang Rp. 700 miliaran itu. Tutur anggota Fraksi PDI Perjuangan .  @ANTON1 

No comments:

Post a Comment