Thursday, 20 March 2014

Bawaslu Jabar Siap Gelar Perkara Pelanggaran Pemilu



Bandung @1.

Melalui Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Sentra Gakkumdu) Pemilu, Badan Pengawas Pemilu Jabar siap melakukan gelar perkara pelanggaran pemilu.

Sebagaimana diungkapkan ketua Bawaslu Jabar Harminus Koto  di sela-sela rapat koordinasi (rakor) Sentra Gakumdu, yang melibatkan Panwaslu Kab/kota, Kejaksaan dan Kepolisian,  di Hotel Preanger- Bandung, Kamis (20/3)
"Sentra Gakumdu pun kini sudah siap menggelar perkara pelanggaran pemilu, semua laporan pelanggaran pemilu  akan ditindak lanjuti oleh Gakkumdu apalagi yang jelas-jelas mengandung unsure Pidana Pemilu. Seperti, Money Politik,  Kampanye di luar Jadwal, Kampanye menyertakan anak-anak, Black Campaign, Memasang Alat Peraga Kampanye ditempat yang terlarang dan Kampanye ditempat yang tidak diijinkan/ dilarang, diantaranya Tempat Ibadah, Sekolah dan Gedung Instansi Pemerintah serta kampanye menggunakan Fasilitas Negara.
Sesuai dengan UU Pemilu No.8 tahun 2012 dan Peraturan KPU No15 tahun 2013 tentang pelaksanaan kampanye bagi calon anggota DPR, DPD, DPRD Provinsi dan DPRD kabupaten/kota.
Sesuai dengan peraturan tersebut,  semua laporan dan hasil temuan dugaan pelanggaran, akan diteruskan kepada Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu). Selanjutnya, panwaslu akan memanggil pihak yang diduga melanggar untuk dimintai klarifikasinya. Setelah proses klarifikasi, Sentra Gakumdu melakukan gelar perkara.
"Hasil gelar perkara akan diteruskan kepada pihak kepolisian kemudian dilimpahkan ke kejaksaan. Dan setelah berkas dinyatakan lengkap barulah di bawa ke persidangan/ pengadilan. Seluruh proses akan memakan waktu maksimal 14 hari," papar Harminus.
Dihari kelima masa kampanye Pemilu Legislatif 2014 ini, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Barat mulai kebanjiran laporan pelanggaran pemilu. Baik dari Panwaslu Kabupaten/kota, dari masyarakat maupun dari relawan pemilu termasuk awak media massa. Untuk itu, Bawaslu Jabar akan mengoptimalkan peran Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Sentra Gakkumdu) Pemilu. Bahkan, Sentra Gakkumdu pun telah siap menggelar perkara pemilu.
Disinggung soal laporan pelanggaran yang sudah diterima Bawaslu Jabar, dia mengungkapkan, pihaknya tengah memproses pelanggaran yang dilakukan partai politik (parpol) dan calon anggota legislatif (caleg) yakni dugaan money politik, kampanye di luar jadwal, dan kampanye yang melibatkan anak-anak. "Dugaan money politik itu terjadi di Karawang. Kita sudah panggil calegnya, sekarang sedang dimintai klarifikasinya oleh Panwaslu setempat," katanya.
Tindakan dan sanksi yang nantinya akan dijatuhkan oleh Gakkumdu menurutnya semata-mata untuk memberikan pelajaran politik bagi peserta maupun penyelenggara pemilu. "Diharapkan, kualitas Pemilu 2014 akan jauh lebih baik dari pemilu sebelumnya. Selain itu, diharapkan pelanggaran pemilu tidak akan terjadi lagi di pemilu-pemilu berikutnya," harap Harminus.
Ketua Bawaslu Jabar, Harminus Koto  menyatakan, keberadaan Sentra Gakkumdu sangat penting dalam mensukseskan Pemilu. Hal ini karena Sentra Gakumdu dibentuk bukan hanya menangani tindak pelanggaran pemilu yang dilakukan oleh peserta pemilu ( Caleg dan Parpol), tapi juga menangani pelanggaran yang dilakukan penyelenggara pemilu.
Sementara itu, Kepala Kejati Jabar, Joko Subagyo berjanji mengawal jalannya Pemilu 2014. Oleh karena itu, dalam penindakan pidana pemilu, pihaknya pun sudah terlibat sejak saat penyidikan, sehingga berkas perkara pelanggaran pemilu tidak perlu bolak-balik harus diperbaiki oleh penyedik/ kepolisian. Hal ini karena Kejaksaan  hanya diberi waktu 3 hari untuk memeriksa berkas penyidikan untuk kemudian dilimpahkan ke pengadilan, jelasnya.
Joko menambahkan, guna mendukung fungsi dan tugas Sentra Gakkumdu Pemilu, maka  di setiap Kejaksaan Negeri (Kejari) se Jabar sudah disiapkan  tiga (3) orang jaksa penuntut pidana pemilu. Selain itu, kami pun menyiapkan lima orang jaksa penuntut pidana pemilu. “Semua jaksa penuntut pidana pemilu dibebastugaskan dari tugas kesehariannya agar fokus menangani tindak pidana pemilu," pungkasnya@one

No comments:

Post a Comment