Thursday, 20 March 2014

DPRD Jabar Nyepi Selama Masa Kampanye Pemilu 2014



Bandung.@1
Sudah bisa dipastikan kegiatan Dewan Perewakilan Rakyat Daerah Jawa Barat selama masa kampanye pemilihan Umum legislative  2014 ini, terhitung 16 Maret sampai 4 April mendatang, kantor DPRD Jabar akan sepi dari  aktivitas rutinnya, hal ini terjadi karena hampir 100 persen atau mayoritas anggota DPRD Jabar yang 100 orang itu, terhitung hanya  sekitar lima orangan saja yang tidak mencalonkan lagi sebagai anggota legislative baik ke DPR RI, DPRD Provinsi/Kabupaten maupun DPD RI.
Hal ini juga ditegaskan   Kepala Bagian Humas dan Protokol Sekretariat DPRD Jawa Barat, Nanang Syaefudin, S.Sos. M.Si kepada wartawan saat ditemui di Gedung DPRD Jabar jalan Diponogoro No 27 Bandung, Kamis (20/3).
“Selama masa kampanye pemilu 2014, tidak ada kegiatan apa pun di DPRD Jawa Barat. Hal ini karena, mayoritas anggota DPRD Jabar  masih mencalonkan kembali, baik sebagai caleg DPR RI, DPD, tetap caleg DPRD Jabar bahkan ada yang maju kedaerah / Caleg DPRD Kab/Kota. tuturnya
“Dijelaskannya juga ada perbedaan antara pejabat eksekutif dan anggota DPRD yang melakukan kegiatan kampanye, anggota DPRD tidak memerlukan ijin untuk melaksanakan kegiatan kampanye dan  dibolehkan mengikuti kampanye secara penuh, tidak seperti  pejabat eksekutif walikota, dan Gubernur yang harus mengajukan ijin dulu ke mendagri, dan hanya    dibolehkan kampanye selama dua hari dalam sepekan.
Lebih jauh juga dikatakannya, selama masa kampanye Pemilu Legislatif 2014,  seluruh anggota DPRD Jawa Barat dipastikan tidak menggunakan anggaran negara sepeser pun. Bahkan, fasilitas negara yang sehari-harinya melekat di wakil rakyat itu, sama sekali tidak dipakai selama masa kampanye.
Kendati sama-sama melepaskan fasilitas negara yang melekat, namun ada hal berbeda antara kampanye pemilu yang dilakukan anggota DPRD dengan pejabat negara lainnya yakni presiden, menteri, dan kepala daerah. Nanang menjelaskan, selama mengikuti kampanye, anggota dewan tidak memerlukan izin cuti dari menteri dalam negeri.
Selain itu meski menjalankan kegiatan kampanye pemilu, Nanang juga mengungkapkan  hal itu masih menjadi bagian dari tugasnya sebagai anggota DPRD, karena  melalui kampanye itu pun, anggota DPRD yang berkampanye turut mensosialisasikan program dan kinerja DPRD kepada masyarakat.  dan kampanye yang dilakukan anggota DPRD juga berisikan pendidikan politik yang dianggap bermanfaat bagi kehidupan demokrasi Tanah Air ke depan.
Usai menjalani masa kampanye, seluruh anggota DPRD Jabar akan beraktivitas seperti biasa sebagai wakil rakyat. "Mulai 5 April, tepatnya di masa tenang, anggota DPRD Jabar akan ngantor lagi.@a1

No comments:

Post a Comment